Dikisahkan dalam kitab Ihya’ ‘Ulum al-Diin karya Imam Al-Ghazali, suatu ketika Khalifah Umar bin Khattab melihat sekelompok orang yang mengaku sebagai orang-orang yang bertawakal. Mereka (merasa) pasrah kepada Allah SWT tetapi mereka tidak melakukan suatu usaha apa-apa. Lantas Khalifah Umar pun bertanya kepada mereka, “ Siapa kalian?” Mereka menjawab, “ Kami adalah mutawakkilun (orang-orang yang bertawakal). ” Khalifah Umar pun menyangkal, “ Bukan. Kalian adalah muta’akkilun (orang-orang yang menanti diberi makan). ” Setelah dialog tersebut, Khalifah Umar pun menegur dan menasihati mereka, “ Janganlah salah seorang di antara kalian duduk dan tidak berusaha mencarai rezeki dengan berdoa, ‘Ya Allah, berilah kami rezeki.’ Kalian telah mengetahui bahwa langit tidak akan menurunkan hujan emas atau hujan perak. ” Teguran Khalifah Umar terhadap orang-orang yang hanya pasrah tanpa berusaha itu mengandung hikmah bahwa tawakal itu beda arti dengan pasra...
Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif