Langsung ke konten utama

MEMPERINGATI HAB KEMENAG KE-75


INDONESIA RUKUN

(Jeblog, 5 Januari 2021). Kementerian Agama RI genap berusia 75 tahun sejak di tetapkan dan ditandatangani oleh Presiden Soekarno tanggal 3 Januari 1946 dan sebagai Menteri Agama saat itu HM.Rosyidi. Peringatan HAB Kemenag RI di MTsN 1 Klaten Fillial Jeblog diawali dengan Apel Guru dan Karyawan dilanjutkan dengan Tadarus bersama.

Selaku pembina Apel, Muhammad Amirudin menyampaikan "Kerukunan sebagai suatu keniscayaan yang harus dijadikan sikap keseharian selaku warga bangsa dan umat beragama, rukun diawali dari rumah, lingkungan dan masyarakat."

Dalam memaknai "rukun atau kerukunan", ada yang mengibaratkan sebagai sebuah rumah besar, dengan maksud dapat menampung banyak manusia dari berbagai rupa. Namun penulis lebih suka mengibaratkan kerukunan sebagai rumah megah. Kemegahan merupakan sesuatu yang berseni, menangkap seluruh makna keindahan, kenyamanan, dan kebahagiaan. Berbeda dengan rumah yang hanya besar, memiliki kapasitas tempat dan ruangan yang luas. Mungkin kelebihannya bisa menampung lebih banyak orang. Tapi masih menyisakan pertanyaan, apakah orang-orang yang berada di dalam merasakan kebahagiaan dan kenyamanan. Merasakan getaran keharmonian, kebersamaan, dan kehangatan. Tentu yang kita harapkan adalah rumah besar yang megah, bukan rumah besar yang kosong, sunyi dan menyeramkan, seperti yang banyak kita temukan.



Muhammad Amirudin menambahkan bahwa perbedaan merupakan sunatullah atau sebuah keniscayaan yang harus diterima dengan lapang dada oleh setiap manusia, mulai dari perbedaan dalam hal agama, budaya, adat-istiadat, dan lain sebagainya. Karena adanya perbedaan untuk memperkaya kehidupan manusia. Demikian di Madrasah kita, adanya perbedaan antar penghuni Madrasah adalah sunnatullah.

Di dalam QS. Al-Baqarah ayat 148 dijelaskan bahwa perbedaan ditujukan untuk mendorong setiap manusia agar dapat saling berlomba dalam hal kebaikan. Amir mengingatkan kepada warga Madrasah untuk tidak memaknai perbedaan sebagai sesuatu hal yang negatif.

“Hidup yang demikian singkat ini mari kita manfaatkan untuk menjaga lingkungan sosial kita dengan cara hidup rukun. Memang tidak mudah, mari kita selalu berlapang dada untuk menghargai segala perbedaan yang ada,” pesannya



Penulis : Muhammad Amirudin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 KLATEN DI JEBLOG mengadakan Parenting

  Parenting atau parental meeting adalah pertemuan antara orang tua dan guru mensinergikan dalam membimbing dan mendidik anak. Bersekolah bukan hanya menerima pelajaran akan tetapi juga menerima bimbingan. Maka diperlukan kerjasama bahu membahu antara orang tua dan guru. Pada kesempatan ini, MTsN Jeblog mengundang motivator dan juga merupakan Guru MTsN Jeblog Sugeng Narwanto, S.Pd.,CH., CHt., C.STMI. Dalam sambutannya, Muhammad Amirudin, S.Ag.,M.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa dalam membimbing dan mendidik anak itu harus dengan ilmu. Kesuksesan akan terwujud dengan ilmu. Jika ingin bahagia di dunia dan di akherat maka baginya Ilmu. Demikian juga yang disampaikan bapak Agus Suyatno selaku ketua komite, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sikap tegas guru dibutuhkan dalam membimbing anak. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat, peserta kegiatan antusias mengikutinya hingga selesai.

MTsN 1 Klaten Di JEBLOG Melatih Keterampilan Siswa Bersama SMK

  Membekali anak dengan keterampilan sangat penting dilakukan sejak dini. Mereka nantinya akan berhadapan dengan tanggung jawab dalam menghidupi dirinya dan keluarganya. Maka dibutuhkanlah keterampilan. MTsN 1 Klaten di Jeblog bersama-sama SMK Muhammadiyah Delanggu membekali keterampilan di bidang otomotif, farmasi, dan multimedia.

KUNJUNGAN KAKANKEMENAG KAB.KLATEN DI MTS JEBLOG KARANGANOM

  MTs Jeblog mendapatkan kunjungan dari bapak Ka.KANKEMENAG kab.Klaten. Kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap Madrasah yang berada di wilayah kerjanya. Ka.Kankemenag, Bapak Khumaidin didampingi bapak Agus Widakdo selaku Kasi Penmad kab.Klaten memberikan beberapa arahan agar Madrasah tetap eksis dan maju. Peran Madrasah dalam pembangunan moral dan mental sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat dewasa ini. MTs Jeblog bukan hanya mengajarkan ilmu supaya anak didiknua cerdas, tetapi juga memberikan ketrampilan dan keselamatan yang baik. Hal ini tertuang pada motto Madrasah, cerdas, terampil dan berakhlak mulia. Bapak Kasi Penmad juga berpesan agar anak-anak Madrasah mampu bersaing dengan siswa lain di luar Madrasah. Diikutkan di berbagai jenis olimpiade. Selagi MTs Jeblog diberikan ruang dan kesempatan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut pasti akan mampu dan bisa bersaing.  Lantas siapa yang akan memberikan ruang dan kesempatan itu? Tentunya para pengem...