Langsung ke konten utama

ASMAUL HUSNA "AR-ROHMAN"

 




Anak anakku peserta didik MTsN 1 KLATEN FILLIAL JEBLOG yang kami banggakan, tentunya kalian merasa kangen dengan situasi bersekolah pagi sebelum dimulai pelajaran. Kegiatan apa sajakah yang dilakukan? Iya...betul sekali, sesudah shalat Dhuha, kalian masuk kelas bertadarus dan hafalan ASMAUL HUSNA. Nah berikut ini pak guru akan membahas isi kandungan Asmaul husna serta teladan apa yang bisa kita laksanakan dalam kehidupan sehari hari.
Berikut ini pak guru sampaikan Asmaul Husna yang pertama yaitu Arrohman.

Sifat “ar-Rahman” merupakan salah satu sifat Allah SwT yang paling banyak diucapkan oleh umat Islam, yang jumlahnya diperkirakan 1,5 milyar orang di seluruh permukaan planet bumi ini. Sebab, sifat tersebut terdapat dalam Surat al-Fatihah, Surat ke-1 dalam al-Qur’an. Sementara itu, setiap kali umat Islam mendirikan shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunnat, wajib membaca Surat Al-Fatihah. Karena itu, bisa dibayangkan berapa kali setiap orang Islam, orang perorang, setiap harinya mengucapkan sifat “ar-Rahman” itu, dan berapa milyar kali umat Islam sedunia mengucapkan sifat tersebut setiap harinya. Tegasnya, umat Islam sangat sering mengucapkan sifat-sifat tersebut.

Apa tafsiran makna dari sifat “ar-Rahman”? Apa pula inspirasi yang bisa kita petik dari tafsiran sifat-sifat tersebut. Mari kita perdalam pemahaman kita tentang hal tersebut.

Kata “ar-Rahman” dalam bahasa Arab masuk dalam wazan “fa’lan” dan “fa’il” yang oleh para ahlinya disebut “shifat musabbahah”, yakni sifat yang melekat pada sesuatu yang tidak pernah hilang atau lenyap: bersifat permanen. Namun, dalam kata “ar-Rahman” juga terkandung sifat “menyangatkan” (li almuballaghah) yang karena itu ada yang menerjemahkan kata “ar-Rahman” dengan “Maha Pengasih”.

Menurut penulis, kata “ar-Rahman” bisa diterjemahkan dengan: senantiasa siap memberi kalau ada permohonan (doa) dari makhluk-Nya. Penerjemahan ini selaras dengan peryataan Allah SwT sendiri dalam Qs Al-Baqarah [2]: 186, “Aku akan kabulkan permohonan doa orang yang bersungguh-sungguh berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.” Jika kata “ar-Rahman” diterjemahkan seperti itu, maka dalam bahasa psikologi bisa disamakan dengan istilah “rasa simpati”. Seperti diketahui, rasa simpati itu muncul kalau ada kesediaan dan keamanan hati untuk menaruh perhatian kepada orang lain secara penuh. Kalau rasa simpati sudah tumbuh dalam hati, maka seorang akan bersedia dengan senang hati dan terbuka terhadap keluhan orang lain, mau mendengar curahan hati orang lain, dan mau melihat serta merasa ikut prihatin terhadap penderitaan orang lain yang kebetulan sedang kurang beruntung.

Berdasarkan seluruh uraian di atas, maka penyikapan terhadap sifat “ar-Rahman” dari Allah SwT adalah, kita perlu merendahkan hati di hadapan Allah SwT dengan suka berdoa kepada-Nya. Sebab, kita memang hamba-Nya. Kita lemah di hadapan-Nya. Kita sangat membutuhkan-Nya, dan membutuhkan keselamatan-Nya, membutuhkan rahmat-Nya, dan membutuhkan barakah-Nya. Inilah tanda bahwa kita ada hamba (abdun) yang baik. Di balik itu, dalam menghadapi sesama manusia, sesama makhluk, kita perlu mengembang-suburkan sifat “rasa simpati” dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dibutuhkan orang lain, kita bisa dan mampu membantunya sesuai dengan kemampuan kita.


Sumber :

https://www.suaramuhammadiyah.id/2020/10/20/ar-rahman/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Klaten Di Jeblog mengadakan Asesment berbasis ANDROID

  Kesekian kalinya MTsN 1 Klaten Di Jeblog melaksanakan Asesment Akhir Semester (ASAS) Gasal tahun pelajaran 2025/2026 berbasis Android. Sebanyak 77 siswa telah siap mengikutinya. Untuk menghadapi pelaksanaan ASAS para siswa sudah diberikan pengarahan bagaimana cara menggunakan Android untuk mengerjakan soal soal Asesment. Pengarahan dilakukan untuk memberikan  penjelasan langkah langkah mengerjakan soal soal Asesmen, juga dimaksudkan memberikan pembelajaran kepada siswa bahwa Android bisa difungsikan untuk hal hal yang bermanfaat dan positif. Asesment akan dilaksanakan selama satu pekan mulai tanggal 24 Nopember sampai dengan 29 Nopember. Para siswa akan dihadapkan dengan soal soal untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami pembelajaran selama satu semester. Selain digunakan sebagai pengukur kemampuan siswa juga digunakan untuk memperbaiki kekurangan kekurangan guru dalam memberikan pembelajaran selama satu semester. Maka kejujuran para siswa dalam mengerjakan soal soal as...

MTsN 1 KLATEN DI JEBLOG mengadakan Parenting

  Parenting atau parental meeting adalah pertemuan antara orang tua dan guru mensinergikan dalam membimbing dan mendidik anak. Bersekolah bukan hanya menerima pelajaran akan tetapi juga menerima bimbingan. Maka diperlukan kerjasama bahu membahu antara orang tua dan guru. Pada kesempatan ini, MTsN Jeblog mengundang motivator dan juga merupakan Guru MTsN Jeblog Sugeng Narwanto, S.Pd.,CH., CHt., C.STMI. Dalam sambutannya, Muhammad Amirudin, S.Ag.,M.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa dalam membimbing dan mendidik anak itu harus dengan ilmu. Kesuksesan akan terwujud dengan ilmu. Jika ingin bahagia di dunia dan di akherat maka baginya Ilmu. Demikian juga yang disampaikan bapak Agus Suyatno selaku ketua komite, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sikap tegas guru dibutuhkan dalam membimbing anak. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat, peserta kegiatan antusias mengikutinya hingga selesai.

MTsN 1 Klaten Di JEBLOG Melatih Keterampilan Siswa Bersama SMK

  Membekali anak dengan keterampilan sangat penting dilakukan sejak dini. Mereka nantinya akan berhadapan dengan tanggung jawab dalam menghidupi dirinya dan keluarganya. Maka dibutuhkanlah keterampilan. MTsN 1 Klaten di Jeblog bersama-sama SMK Muhammadiyah Delanggu membekali keterampilan di bidang otomotif, farmasi, dan multimedia.