Honor yang rendah diterima guru honorer sudah sering kita dengar dan rasakan. Tapi guru honorer yang meregang nyawanya di tangan muridnya adalah hal yang baru kita dengar di akhir Jaman ini.Di laman berita salah satu website terkenal negeri ini menuliskan;Duka mendalam dirasakan Sianit Sinta, istri Ahmad Budi Cahyono, guru SMAN 1 Torjun yang meninggal dunia usai dipukul siswanya. Sianit Sinta yang tengah hamil 5 bulan itu awalnya kaget melihat suaminya pulang dalam keadaan sakit. Awalnya Budi tidak mengaku jika telah dianiaya siswanya.Karena kondisinya terus memburuk, korban mengungkapkan kejadian yang dialaminya. Akhirnya korban dilarikan ke RSUD Sampang untuk mendapatkan perawatan medis.Dari keterangan dokter yang menangani korban, saat itu kondisi korban kritis dan tidak akan mampu bertahan lama.Hasil dianogsa, korban mengalami mati batang otak (MBA).Semua organ dalam tubuh sudah tidak berfungsi, sehingga mobil ambulan yang mengantar diminta jangan keburu kembali.Sekitar pukul 21.40, korban sudah dinyatakan meninggal. Istri korban yang mengetahui suaminya meninggal tampak syok dan menangis.
Parenting atau parental meeting adalah pertemuan antara orang tua dan guru mensinergikan dalam membimbing dan mendidik anak. Bersekolah bukan hanya menerima pelajaran akan tetapi juga menerima bimbingan. Maka diperlukan kerjasama bahu membahu antara orang tua dan guru. Pada kesempatan ini, MTsN Jeblog mengundang motivator dan juga merupakan Guru MTsN Jeblog Sugeng Narwanto, S.Pd.,CH., CHt., C.STMI. Dalam sambutannya, Muhammad Amirudin, S.Ag.,M.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa dalam membimbing dan mendidik anak itu harus dengan ilmu. Kesuksesan akan terwujud dengan ilmu. Jika ingin bahagia di dunia dan di akherat maka baginya Ilmu. Demikian juga yang disampaikan bapak Agus Suyatno selaku ketua komite, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sikap tegas guru dibutuhkan dalam membimbing anak. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat, peserta kegiatan antusias mengikutinya hingga selesai.
Komentar