Langsung ke konten utama

IMAN YANG MENAKJUBKAN



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suatu hari Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat, "Menurut kalian, keimanan siapa yang paling menakjubkan di antara makhluk Allah?" Para sahabat menjawab, "Para Malaikat!" Rasulullah menyanggah, "Bagaimana mereka tidak beriman, sementara mereka bersama Tuhan mereka?"

Para sahabat menjawab lagi, "Para nabi!" Rasulullah bersabda, "Bagaimana mereka tidak beriman, sementara wahyu turun kepada mereka?" Para sahabat menjawab lagi, "Kalau begitu keimanan kami!" Rasulullah membantah lagi, "Bagaimana kalian tidak beriman, sementara aku bersama kalian?"

Kemudian Rasulullah SAW menjelaskan, "Ingatlah, sesungguhnya keimanan makhluk yang paling menakjubkan menurutku adalah keimanan suatu kaum yang muncul setelah kalian, mereka menemukan Alquran dan percaya dengan apa yang ada di dalamnya." (HR Abu Ya'la dalam kitab musnad-nya dan Imam al-Hakim dalam mustadrak-nya).

Dari dialog antara Rasulullah dengan para sahabat di atas ada dua sudut pandang dalam menilai keimanan makhluk Allah. Para sahabat menganggap keimanan yang paling menakjubkan adalah keimanan yang memiliki kualitas paling tinggi, yakni keimanan para malaikat. Sebab, para malaikat tidak ada yang durhaka kepada Allah SWT. Sejak diciptakan, mereka tidak pernah durhaka kepada Allah, tidak pernah melanggar perintah-perintah Allah yang diperintahkan kepada mereka, dan selalu melaksanakan semua yang diperintahkan kepada mereka. (QS Al Tahrim [66]: 6).

Begitu pula dengan para nabi, tak sedikit pun mereka ragu akan keesaan Allah, kemahakuasaan Allah, dan semua sifat-sifat wajib yang dinisbatkan kepada-Nya. Para nabi meyakini semua itu karena mereka mendapatkan wahyu langsung dari Allah SWT, bahkan mereka dapat membuktikan keyakinannya itu dengan bukti-bukti nyata berupa mukjizat.

Sama halnya dengan para sahabat yang bisa melihat langsung bukti-bukti nyata kerasulan seorang utusan, dalam hal ini Nabi Muhammad SAW. Para sahabat itu bisa meminta bukti langsung tentang keberadaan Allah kepada Nabi Muhammad, bisa juga meminta ditunjukkan tanda-tanda kebesaran-Nya dan lain sebagainya.

Sementara, keimanan yang menakjubkan bagi Rasulullah SAW adalah keimanan dilihat dari sudut pandang alasan dan sebab bagaimana seseorang bisa tetap beriman sedangkan sarana untuk beriman sangat terbatas.

Orang-orang mukmin seperti kita yang hidup setelah masa Rasulullah, tidak bersama Allah sebagaimana para malaikat tetapi kita harus percaya bahwa kita selalu merasa bersama Allah. Kita juga tidak mendapatkan wahyu dari Allah sebagaimana para nabi, tetapi kita harus percaya kepada Allah atas semua yang diturunkan kepada para nabi.

Kita juga tidak bertemu dengan Nabi Muhammad SAW sebagaimana para sahabat, tetapi kita harus percaya kepada semua yang dibawa oleh beliau, terutama kitab suci Alquran, meski kita tidak melihat mukjizat-mukjizat yang diberikan kepada beliau SAW.

Semoga kita bisa merawat dan meruwat keimanan kita agar tetap menjadi iman yang menakjubkan bagi Rasulullah SAW. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Klaten Di Jeblog mengadakan Asesment berbasis ANDROID

  Kesekian kalinya MTsN 1 Klaten Di Jeblog melaksanakan Asesment Akhir Semester (ASAS) Gasal tahun pelajaran 2025/2026 berbasis Android. Sebanyak 77 siswa telah siap mengikutinya. Untuk menghadapi pelaksanaan ASAS para siswa sudah diberikan pengarahan bagaimana cara menggunakan Android untuk mengerjakan soal soal Asesment. Pengarahan dilakukan untuk memberikan  penjelasan langkah langkah mengerjakan soal soal Asesmen, juga dimaksudkan memberikan pembelajaran kepada siswa bahwa Android bisa difungsikan untuk hal hal yang bermanfaat dan positif. Asesment akan dilaksanakan selama satu pekan mulai tanggal 24 Nopember sampai dengan 29 Nopember. Para siswa akan dihadapkan dengan soal soal untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami pembelajaran selama satu semester. Selain digunakan sebagai pengukur kemampuan siswa juga digunakan untuk memperbaiki kekurangan kekurangan guru dalam memberikan pembelajaran selama satu semester. Maka kejujuran para siswa dalam mengerjakan soal soal as...

MTsN 1 KLATEN DI JEBLOG mengadakan Parenting

  Parenting atau parental meeting adalah pertemuan antara orang tua dan guru mensinergikan dalam membimbing dan mendidik anak. Bersekolah bukan hanya menerima pelajaran akan tetapi juga menerima bimbingan. Maka diperlukan kerjasama bahu membahu antara orang tua dan guru. Pada kesempatan ini, MTsN Jeblog mengundang motivator dan juga merupakan Guru MTsN Jeblog Sugeng Narwanto, S.Pd.,CH., CHt., C.STMI. Dalam sambutannya, Muhammad Amirudin, S.Ag.,M.Pd. selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa dalam membimbing dan mendidik anak itu harus dengan ilmu. Kesuksesan akan terwujud dengan ilmu. Jika ingin bahagia di dunia dan di akherat maka baginya Ilmu. Demikian juga yang disampaikan bapak Agus Suyatno selaku ketua komite, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sikap tegas guru dibutuhkan dalam membimbing anak. Kegiatan berjalan dengan penuh semangat, peserta kegiatan antusias mengikutinya hingga selesai.

MTsN 1 Klaten Di JEBLOG Melatih Keterampilan Siswa Bersama SMK

  Membekali anak dengan keterampilan sangat penting dilakukan sejak dini. Mereka nantinya akan berhadapan dengan tanggung jawab dalam menghidupi dirinya dan keluarganya. Maka dibutuhkanlah keterampilan. MTsN 1 Klaten di Jeblog bersama-sama SMK Muhammadiyah Delanggu membekali keterampilan di bidang otomotif, farmasi, dan multimedia.